ketika menyadari bahwa diri ini tak pantas bersanding denganmu
apalah arti menanggung malu hanya untuk memberi perhatian
ketika sebenarnya semua jelas semakin kedepan
haruskah kubilang rasa
untuk menyadarkanmu makna semuanya
semua perlakuanku yang berbeda hanya ketika bersamamu
semu merah yang kian kini kian sulit disembunyikan
tapi apalah aku
perempuan biasa tanpa polesan dan baju mewah melekat pada tubuh dan wajahku
aku berharap sekali kala itu
sampai akhirnya aku sadar siapa diriku dan siapa dirimu
tetapi aku tidak benar-benar berhenti berharap
aku tahu Tuhan telah menetapkan siapapun dia untuk diriku
meski itu bukan kamu, aku tak apa
karena aku tahu Tuhan tahu yang terbaik untuk kamu dan aku
No comments:
Post a Comment