Aku lelah menangis. Aku mulai percaya kalau cinta telah datang dengan cerita barunya yang bahagia, yang ku kira dapat menutup rasa sakit yang dahulu aku terima. Tapi, kenapa aku merasa cinta tak pernah berpihak padaku. Kenapa selalu ada luka baru yang berbeda disini, kembali terukir pada lembar baru yang masih suci dengan cerita bahagia.
Aku baru akan belajar untuk setia padanya. Membuktikan bahwa diriku bukanlah seperti orang yang menyia-nyiakanku, bahwa aku dapat setia. Bahwa aku akan sebisa mungkin tidak melukai hatinya, bahwa aku baru saja meyakinkan diri kalau aku dapat membahagiakannya meski itu berarti akan menyakiti diriku sendiri, meski kebahagiannya bukanlah kebahagiaanku.
Cinta, jika cinta adalah dia, tunjukanlah aku cahaya yang dapat meyakinkanku bahwa aku tidak salah menaruh hatiku seutuhnya padanya. Tuhan, aku sudah sangat tersiksa ketika aku salah memilih, salah menaruh seluruh hatiku, aku sudah amat sakit kala itu. Cinta, beritahu aku kalau dia bukanlah kau, jauhkan rasa ini dari hatiku jika cinta bukanlah dia.
Karena aku tidak ingin terluka lagi oleh cinta yang salah. Aku ingin bersama cintaku. Cinta yang masih ku ragukan siapa ia..
No comments:
Post a Comment